Tahap yang ada Pada Perkembangan Anak pada Kreativitas

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa kreativitas yang dimiliki anak itu bawaan anak sejak mereka lahir yang dimiliki ataupun yang tidak dimiliki oleh anak. Namun kenyataannya itu adalah kreativitas yang dimiliki anak lebih berhubungan dengan keterampilan yang dimiliki anak daripada bakat bawaan dari si anak, dan untuk orang tua sangat berperan untuk mengembangkannya kreatifitas si anak.

Kreativitas itu lebih dari sekedar untuk memilih warna untuk lukisan yang akan mereka lukis atau hanya gambar. Kreativitas pada anak itu merupakan cara berpikir, dan cara memecahkan sebuah masalah dan juga pada penerapan pengetahuan. Sejak awal mereka dilahirkan, bayi akan merespons terhadap berbagai perbedaan, pada warna, pada suara, dan juga pada gerakan.

Bagaimana si kecil mulai mengintegrasikan berbagai pengalaman yang mereka lihat hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan yang mereka jalankan dan juga pada perkembangannya di berbagai bidang, termasuk juga pada kreativitas yang dalam konteks yang bersifat tanpa mengenal usia dan dan juga mengenal waktu. Yang lebih penting lagi, kreativitas pada anak bisa didapat, dan juga dipupuk sedari dini.

Permainan dan juga aktivitas yang kreatif memiliki peran yang sentral dalam pembelajaran dan perkembangan pada anak secara keseluruhan. Anak-anak biasanya akan merasa senang dalam mengekspresikan sebuah ide dan mereka biasanya akan menjelajahi dunia mereka melalui lagu lagu yang mereka dengar, pakaian, materi seni, bahasa dan juga gerakan. Lalu bagaimanakah orang tua bisa mendukung perkembangan  dan kreativitas pada anak?

Perkembangan Kreativitas pada Anak Usia 1 Tahun

Pada usia 1 tahun ini, ketika si Kecil mulai terlibat dalam seni kreatif, dalam hal ini adalah pengalaman yang akan melibatkan penggunaan seluruh tubuh si anak. Si anak akan lebih sering tertarik untuk menggenggam apa saja yang terlihat oleh si anak, mengunyah apa saja yang ada di tangan nya, menghentak kan kaki dan meremas pada saat mereka berusaha menciptakan sesuatu. Di tempat penitipan anak yang ada itu terkadang tidak menyediakan pengalaman seni bagi balita yang di titip ke tempat mereka. Namun hal ini sebenarnya, eksplorasi yang paling sederhana pun akan sangat bermanfaat untuk perkembangan dan kreativitas pada balita. Balita biasanya akan sangat menikmati pengalaman dari sensoris seperti mereka akan bermain air, mulai memegang buku tekstur atau mainan yang disediakan oleh orang tua lainnya.

Kegiatan yang bisa membantu si anak ini untuk mengembangkan keterampilan kreatif pada si kecil sejak berumur 1 tahun :

  • Kalian harus mendorong si kecil untuk mulai mengeksplorasi di berbagai alat musik seperti pada piano, pada drum dan alat musik lainnya yang memungkinkan untuk balita mainkan.
  • Mainkan musik apapun dan kalian tunjukan pada si kecil untuk bagaimana caranya menggerakan tangan mereka, kaki mereka dan semuanya untuk menikmati irama yang ada.
  • Pindah tempat bermain kalian ditempat yang memiliki pemandangan yang berbeda beda.

Perkembangan Kreativitas Anak pada Usia 2 Tahun

Pada usia 2 tahun ini, anak-anak pada usia ini sedang dalam masa sangat senang mencorat-coret dimana saja. Coretan yang dilakukan si Kecil biasanya akan gambar acak, atau tidak teratur dan juga tidak terkendali. Coretan-coretan yang mereka buat ini lebih merupakan produk aktivitas pada fisik yang dihasilkan oleh gerakan pada bahu dibanding oleh gerakan pada siku atau juga pada pergelangan tangan, yang kendalinya itu belum dimiliki sepenuhnya oleh anak-anak. Si anak ini biasanya akan mencoba mulai memegang krayon dengan cara yang berbeda-beda dan tidak menghubungkan pada gerakan tangannya dengan garis yang mereka gambarkan di atas kertas atau bisa juga di dinding rumah kalian. Si Kecil biasanya akan memiliki durasi fokus atau perhatian yang sangat pendek, dan biasanya mereka hanya akan mencoret-coret kertas selama satu atau dua menit saja setelahnya mereka akan bosan atau mereka akan berpindah tempat untuk mencoretnya biasanya pada usia ini mereka akan lebih senang mencoret tembok ketimbang mencoret di buku gambar.

Kegiatan yang dapat membantu si anak untuk mengembangkan kreativitas si kecil sejak usia 2 tahun:

  • Kalian harus mengajarkan anak mengenai pengulangan sebuah pola. Kalian juga bisa membuat suara apa saja untuk kalian menirukan gambar yang kalian buat, atau bisa juga untuk menggerakan tangan kalian dalam sebuah pola yang berirama hal ini seolah olah kalian sedang bermain alat musik.
  • Memainkan musik dan juga kalian bisa mengajak si anak untuk menari sambil kalian memegangi tangan nya. Selagi kalian menari dengan si anak sebisa mungkin untuk kalian membuat gerakan yang banyak.

Saat kalian akan membacakan cerita untuk si anak sebisa mungkin kalian mengikuti suara pada karakter yang ada dan juga kalian bisa membuat gerakan untuk menampilkan sebuah emosi dan juga perasaan kalian sehingga si anak akan mengerti ekspresi apa saja yang keluar dalam cerita yang sedang kalian ceritakan tersebut.

Perkembangan Kreativitas pada Anak Usia 3 Tahun

Pada usia 3 tahun ini, anak-anak sedang dalam masa sangat senang untuk mencorat-coret. Coretan yang dimiliki si Kecil biasanya acak, dan juga tidak teratur dan juga tidak terkendali. Coretan-coretan yang mereka lakukan ini lebih merupakan produk sebuah aktivitas pada fisik yang akan dihasilkan oleh gerakan bahu si anak dibanding oleh gerakan dengan gerakan pada siku atau pergelangan tangan, gerakan tersebut itu yang kendalinya belum dimiliki oleh sepenuhnya oleh anak-anak pada usia 3 tahun. Anak-anak pada usia ini biasanya akan mencoba memegang krayon dan juga memegang alat tulis lainnya dengan cara yang berbeda-beda dan hal ini tidak menghubungkan sebuah gerakan tangannya dengan garis yang akan digambarkan di atas kertas atau di alat gambar yang disediakan oleh orang tua. Si Kecil biasanya hanya memiliki durasi untuk mereka fokus atau memiliki sebuah perhatian yang pendek saja, lalu setelahnya mereka akan bosan dan mereka akan berpindah pada kegiatan yang lainnya.

Kegiatan yang dapat kalian bantu untuk meningkatkan kreativitas si anak yang sudah berusia 3 tahun:

  • Kalian harus memberikan kesempatan pada si anak untuk mulai mengeksplorasi seni visual yang aman dan juga yang tepat untuk si anak, seperti kalian bisa mengajarkan si anak untuk melukis dengan jari jari mereka dan biarkan saja mereka menggunakan semua jari jari yang ada pada tangan atau dengan kaki mereka sekalipun.
  • Kalian bisa menyebutkan atau bisa mendeskripsikan benda yang ada pada gambar dan juga kalian bisa ajak si anak untuk ikut bersama kalian dan buatlah mereka menjadi mandiri dengan cara apapun. Tujuan nya itu untuk membuat mereka menggambarkan apa yang mereka lihat.

Pada saat kalian membacakan sebuah cerita ke anak kalian bisa mengekspresikan suara kalian ke anak dengan karakter yang ada di buku cerita tersebut hal ini dapat membantu anak untuk mengetahui suara suara yang ada pada buku tersebut.