Pola Pikir Yang Menghambat Kreativitas

Dunia kerja memerlukan sumber daya kreatif yang diperlukan untuk menghasilkan pekerjaan yang baik dan profesional. kreatifitas ini bisa tumbuh dari berbagai kebiasaan baik yang dilakukan terus menerus, orang orang yang menggunakan kreativitasnya dalam segala hal akan jauh lebih sukses dibanding dengan orang orang yang tidak berani berpikir kreatif. Orang kreatif cenderung meraih kesuksesan dengan ide-ide unik dan kreatif yang baik dalam proyek atau tulisan. Namun banyak juga diantaranya orang orang yang kesulitan dalam mengembangkan kreativitasnya. Banyak juga di antaranya yang mengalami rasa takut dan menghambat kreativitasnya. Daya cipta atau sebuah kreativitas adalah sebuah proses yang melibatkan gagasan atau konsep baru atau gabungan beberapa konsep, digagas menjadi sebuah konsep yang baru. Namun seringkali anda berfikir kenapa orang orang yang mepunnyaio kreativiasnya bsa menjadi sukses semntara anda tidak bisa, berikut bebrpa hal yang bisa menghambat kreativitas pada seseorang:

Takut tak dinilai kreatif

Sebagian orang akan kurang percaya diri dengan ide ide yang mereka punya, mereka sudah disusupi pola pikir negatife seperti takut idenya tidak di terima, atau idenya cenderung ditolak akibat nya ide tersebut tidak tersampaikan padahal bisa saja itu menjadi sesuatu hal yang baik. Padahal tak ada salahnya untuk mulai menyebarkan ide-ide yang anda miliki
Takut dianggap ‘mustahil’.

Banyak beberapa tokoh sukses yang menjalani karirnya bukan tanpa rintangan, mewujudkan ide kreatif yang sebelumnya tidak terpikirkan orang lain lalu menjadi karya yang berpengaruh untuk dunia. Contohnya Seperti yang dilakukan Mark Zuckerberg pendiri Facebook, Steve Jobs pendiri Apple dan lainnya. Mereka mampu menjadi inspirasi bagi banyak orang karena rasa percaya diri mereka terhadap ide ide yang mereka kembangkan. Jangan pernah merasa takut untuk sesuatu yang bahkan belum anda coba sebelumnya.
Takut mendapat ejekan.

Pola pikir ini adalah pemikiran negatif yang muncul, over-thinking salah satu penyebabnya ketakutan ini dan ini adalah faktor yang membunuh ide-ide anda. Jika anda ingin menjadi seseorang yang kreatif anda perlu menghilangkan sifat ini. Anda juga perlu melatih diri agar kebal terhadap ejekan, sela anda fikri itu adalah hal yang baik anda bisa terus lakukan. Anda harus tegar dengan segala bentuk cemooh yang nantinya akan anda terima. Selama itu baik terus lakukan.

Takut ditolak

Tidak ada manusia yang mau mengalami penolakan dalam hidup, namun saat anda ditolak itu adalah pembelajaran untuk diri anda sendir, dengan ditolak juga anda dapat tahu apa kesalahan dan kekurangan yang bisa anda perbaiki nantinya. Saat tidak ada seorangpun yang menghargai pemikiran dan ide anda. Anda tidak harus menyerah atau berhenti latihlah diri Anda untuk berani dan siap menyampaikan semua ide yang anda punya. Takut ditolak adalah hal yang tidak dapat dihindari dengan cara tersebut anda bisa mengetahui apa yang masih kurang dengan diri anda.

Gagal berarti kiamat

Penghambat terbesar sebuah kreativitas adalah keadaan takut gagal, Bila anda bahkan belum menikah dan anda sudah merasa takut gagal anda harus menyingkirkan sifat itu. Sifat tersebut akan membuat anda sulit untuk menaiki tangga kesuksesan. Seperti contoh nya Yoris Sebastian yang selalu berpesan agar pelaku industri kreatif mempunyai pola pikir siap menang.

Tidak jelas arah tujuan

Dalam hal ini, ketika anda tidak mempunyai target dan tujuan jelas, dan hanya mengikuti arus kehidupan yang ada. Anda tidak mengetahui jelas apa yang anda inginkan Cara mengatasinya yaitu dengan menambah banyak ilmu pengetahuan sehingga memunculkan ide-ide kreatif. Cobalah untuk memikirkan hal-hal di masa depan yang ingin anda capai cobalah juga untuk membuat goals dalam hidup anda untuk masa yang akan datang.

Homeostasis

Homeostasis yaitu keinginan alam bawah sadar agar tetap berada di keadaan konstan. Keadaan yang sama dengan masa lalu dan kehidupan sekarang. Hal ini dikarenakan ketakutan anda untuk mencoba sesuatu hal yang baru, hal ini akan menjadi penghalang anda dalam mencapai kesuksesan karena anda cenderung takut akan perubahan.Perubahan adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari lebih baik anda merasa takut dan melewati perubahan daripada hanya diam di tempat.

Berpikir pasif

Penghambat lainnya adalah berpikir secara pasif dalam mencari ide baru.Dikarenakan sudah nyaman dengan keadaan yang anda jalani Berpikir pasif sama saja dengan kehilangan energi otak, karena otak tidak digunakan untuk memikirkan rencana kedepan. Cara untuk mengatasinya yaitu dengan berpikir proaktif. Proaktif Lah dalam segala hal agar otak anda tidak kaku.

Berpikir Tidak Rasional

Manusia sendiri adalah makhluk yang rasional tapi apa Sebenarnya yang dimaksud dengan rasional? Rasional adalah kem puan menjelaskan kepada Diri anda tentang kenyataan yang sedang anda hadapi, sehingga dapat mengerti. dalam memutuskan segala sesuatu. Anda harus memiliki alasan yang rasional terhadap segala yang anda putuskan. Hal-hal yang menurut anda adalah hal yang baik. Befikirt secara rasional juga mampu membuat anda tidak salah dalam mengambil keputusan.

Mudah bosan

Merasa bosan identik dengan berhentinya aktivitas yang seharusnya diselesaikan, padahal sebenarnya anda bisa mengenali diri anda sejauh mana anda dapat berusaha, hal ini juga sebagai salah satu penghambat kreativitas yang anda harus hilangkan. Merasa bosan identik dengan berhenti melakukan aktivitas yang seharusnya diselesaikan. Padahal sebenarnya Anda bisa lebih menggali potensi diri dan memunculkan ide kreatif dari hal yang sebelumnya tidak terduga saat bosan.

Mudah benci

Mudah benci sifat nya sangat kuat sehingga sekali anda memikir nyalanya otak akan otomatis mengelak hal sudah termasuk dalam hal yang anda benci. Sebaiknya katakan saja kurang tertarik, pada beberapa hal, anda bisa saja dapat menemukan hal yang bisa menarik perhatian anda nantinya dan memunculkan kreativitas.

Aku tidak bisa

Jangan mudah untuk mengatakan ketidak bisaan dalam mengerjakan sesuatu karena saat anda bilang tidak bisa hak itu akan tertanam terus dalam pemikiran anda. Tumbuh di pikiran anda sehingga anda menolak hal tersebut. Padahal bisa saja hal itu menjadi mungkin karena anda usahakan. Katakan anda bisa untuk demi meningkatkan rasa percaya diri anda.

Aku tidak punya waktu

Setiap manusia diberikan jumlah waktu yang sama, saat orang orang yang merasa kehabisan waktu menganggap waktu 24 jam sangat singkat adalah mereka yang gagal membagi waktu nya sendiri. Jadi jangan pernah berpikir bahwa anda kehabisan waktu, mulai sekarang cobalah untuk memanfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin.

Tidak Mengakui Kesalahan

Mengakui kesalahan adalah sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Namun ketika anda tidak mengakui kesalahan yang telah anda perbuat selamanya anda akan merasa tidak nyaman. Kreativitas pun nantinya akan gagal karena tidak bisa berfikir secara jernih dan terus memikirkan tentang rasa bersalah anda.

Di atas sudah dibahas mengenai apa saja pola pikir yang dapat menghambat kreativitas seseorang, hilangkan hal-hal tersebut jika anda memilikinya cobalah untuk hidup lebih positif.Hilangkan semuanya dari kepala anda dan raihlah kesuksesan kesuksesan!

Cara Benar Mengasah Kreativitas Anak pada Seni

Kreativitas menjadi satu kesatuan yang selalu berdampingan dengan manusia. Maka dari itu, kreativitas memang sudah menjadi sebuah ungkapan yang tidaklah asing lagi di dalam kehidupan sehari-hari. Terkhusus lagi, bagi anak dengan usia prasekolah ini selalu saja berusaha dalam menciptakan adanya segala sesuatu sesuai sekali dengan imajinasinya. Apalagi kreativitas oleh anak tk ditampilkan secara langsung dalam berbagai bentuk yang ada, yakni pada bentukan gambar  yang memang disukai anak tersebut yang pastinya akan memiliki sebuah cerita penuh imajinasi mengambil peranan kreativitas seni milik anak tersebut. 

Ada banyak sekali alasan mengapa banyak sudah kreativitas ini sangat penting untuk dimunculkan, di pupuk serta dikembangkan langsung dalam diri anak ? … memang , dalam hal ini memiliki beberapa alasan kuat yang mendalam bagi pertanyaan tersebut. 

Pertama, dengan anak melakukan kreasi sudah pasti bisa mewujudkan dirinya tersebut. Perwujudan dari diri ini memang menjadi salah satu kebutuhan manusia. Kedua, anak-anak memang selalu memiliki pola pikir yang cenderung sangat kreatif dengan memungkinkan untuk bisa menyelesaikan adanya suatu masalah yang ada. Dan dalam artian, bisa untuk mengekspresikan adanya pikiran tersebut tanpa melalui sebuah batasan itu sendiri. Ketiga, dengan bermain pada kesibukan di dunia ke kreativitasan, sudah pasti akan membuat anak bisa menjadi lebih senang lagi. Dari kreativitas pada seni sendiri bisa saja dilakukan pada seni tari, rupa, sampai pada musik tergantung oleh mood dari anak tersebut. 

Kegiatan Pengembangan Kreativitas Anak pada Seni 

Ada beberapa kreativitas yang bisa kalian bantu dalam pengembangan dunia anak semakin kreatif lagi. Misalnya saja dalam mengekspresikannya melalui jalur seperti : 

# Seni – Menggambar 

Seni yang paling dikenal dan mudah sekali dilakukan oleh semua kalangan adalah seni menggambar. Termasuk , untuk anak-anak sudah pasti sangat senang bermain dengan dunia imajinasi ditambah dengan adanya warna-warna pokok yang menambah sang anak menjadi lebih kreatif dalam hal menggambar apa yang ada di dalam dunia imajinasinya tersebut. Pasalnya, gambar memang salah satu jalan alternatif paling mudah bagi anak dalam menuangkan sebagian ekspresi pikirannya tersebut dalam bentukan yang diinginkannya. 

Tujuan dari anak dalam hal menggambar : 

> mampu dalam mengembangkan sebuah ekspresi melalui media gambar yang ada. 

> bisa mengembangkan dunia imajinasi, fantasi sampai dengan kreasi. 

> melatih sebuah daya otot tangan atau juga bagian jari-jari, koordinasi otot serta ketelitian dari mata. 

> mampu memupuk adanya perasaan estetika dan bisa melatih pengamatan. 

> bisa memupuk adanya potensi dalam menggambar. 

Dalam hal ini, terlebih lagi sosok guru sang pengganti peranan orang tua di sekolah harus bisa memperhatikan adanya sikap duduk dari si anak tersebut dan juga cara anak didalam memegang adanya alat tulis. Selain itu, tidak memerlukan untuk memberikan banyak petunjuk dan juga contoh  ataupun dengan memegang tangan anak dan juga menggerakan adanya pensil dari kehendak sang guru. 

# Seni – Melukis 

Jika tadi menggambar menggunakan alat tulis berupa pensil biasa dan beberapa pensil warna yang dibutuhkan. Dalam hal ini, anak menggunakan alat bantu berupa kuas melukis. Yang notabennya tidaklah jauh berbeda dengan cara menggambar tadi, namun alatnya saja sedikit berbeda dari sebelumnya. 

Kegiatan dari melukis ini memiliki tujuan seperti : 

> mampu untuk mengembangkan adanya dunia ekspresi lewat media lukis. 

> bisa mengembangkan adanya imajinasi , fantasi serta kreasi. 

> dapat melatih adanya daya otot tangan. 

> bisa melatih daya imajinasi melalui lekukan lukisan dan melatih pengamatan tersebut. 

> bisa melatih adanya kecakapan langsung dalam pengkombinasian warna. 

Pada kegiatan ini , anak juga mampu melakukan eksplorasi langsung terhadap warna. Bisa juga membuat suatu karya yang abstrak menjadi sebuah goresan kuas yang menarik dalam kertas gambar. Walau dipandang oleh sebagian orang hasilnya tidak ada artinya, namun bagi orang yang memiliki jiwa seni pasti akan paham maksud dari si anak tersebut membuat lukisan yang menjadi berarti dan memberi semangat lagi untuk anak tersebut. Jangan lupa, karena dalam hal melukis itu bisa menimbulkan belepotan kemana-mana, maka dari itu siapkan setidaknya satu celemek yang nanti bisa digunakan oleh anak kalian saat sebelum memulai untuk melukis ya…

# Seni – Finger Painting 

Jika tadi sudah menggunakan kedua alat bantu yang hampir sama, maka saat ini tanpa menggunakan media alis hanya menggunakan jari-jari sang anak juga sudah bisa untuk mengembangkan kreativitas sang anak pada bidang seni itu sendiri. Kalian bisa lihat nantinya, sang anak akan jauh lebih senang saat bisa membentuk adanya berbagai macam bentuk lukisan menggunakan jari tangannya tersebut sesuai sekali dengan keinginan dari jari-jari tangannya tersebut. 

Kegiatan dari Finger Painting ini memiliki sebuah tujuan untuk : 

> mengembangkan adanya dunia ekspresi melalui media lukis dengan bantuan gerakan dari jari serta tangan. 

> mampu memupuk rasa terhadap sebuah gerakan tangan. 

> bisa memupuk adanya rasa keindahan dari pergerakan tangan itu sendiri. 

Selanjutnya, dalam hal ini kalian juga bisa membantu dalam penggunaan dari bahan-bahan yang masih batas wajar dan hindari dari bahan dengan banyaknya campuran zat kimia di dalamnya. Dengan begitu, anak masih terpantau aman saat belajar mengekspresikan imajinasi yang ada pada pola pikirnya tersebut. 

# Seni – Bermain dengan Alat Cap 

Tahu akan adanya alat cap biasa digunakan untuk apa ?… biasanya, alat cap yang sering ditemui untuk membuat sebuah stempel penting baik itu di Perusahaan, Kelurahan, Kecamatan, Rt, Bon dan lain sebagainya. Nah, alat cap ini juga masih bisa digunakan untuk menambah daya kreativitas sang anak pada seni lho. Misalnya , umum sekali menggunakan cap ini melalui cetakan stempel bergambar. Bisa lho, kalian memakai buah seperti belimbing yang sudah dipotong menjadi 2 bagian kemudian di tempelkan bekas potongan tersebut pada cap yang ada dan di cap pada kertas HVS yang dimiliki oleh sang anak. Dengan begitu, sang anak jadi memahami adanya pola terstruktur dari si ceplakan buah belimbing tersebut. 

Contoh lainnya, bisa juga kok dengan pelepah daun pisang atau batangan daun pisang yang sudah dipotong sesuai batangnya tersebut dan bentuklah gambar melalui beberapa ruas potongan yang sudah diberikan cetakan warna tersebut. 

Tujuan dari hadirnya dunia seni dalam hal mencap itu sendiri adalah : 

> memang untuk bisa mengembangkan daya ekspresi anak pada benda baru dalam bentuk gambar. 

> bisa mengasah adanya pergerakan tangan sesuai dari ceplakan cap yang dibuat melalui alat bantu yang dimilikinya tersebut. 

> melatih daya ketelitian dan juga kerapihan dari susunan gambar yang sudah di ceplak tadi. 

Selanjutnya, tinggal peranan guru yang memang bisa untuk membantu murid tersebut untuk membuat sebuah pola seni yang teratur dan juga bagus. Dengan memberikan adanya saran-saran warna yang pas digunakan si anak pada saat sedang melakukan cap gambar tersebut.

Pengenalan Dini Kreativitas Anak pada Seni

Pendidikan anak pada usia dini memang menjadi salah satu pendidikan yang ditujukan langsung untuk anak usia 0 hingga 6 tahun. Jika dikutip dari generasimaju.com, menurut daripada NAEYC anak usia dini sendiri ialah anak yang memiliki usia di angka 0 hingga 8 tahun. Selayaknya mendapatkan pendidikan Paud serta Sekolah Dasar. Usia anak yang cukup dini, mampu mengasah kemampuan otak dengan baik sebesar 80 % adanya. Hal inilah yang menjadi dasar utama mengapa pentingnya dunia pendidikan bagi anak dalam jangka waktu usia dini. Perkembangan ini bisa dilihat langsung dari beberapa spek unggulan yang mana itu dimulai dari adanya : Nilai, Moral, Agama, Perkembangan dalam dunia Sosialnya, fisik motorik, dan beberapa perkembangan yang mencakup aspek dunia keseniannya. 

Dalam pengembangan dari aspek nilai, moral, agama, sosial emosi sang anak, sampai pada keseniannya memanglah sangatlah diperlukan dalam media pembelajaran yang cukup beragam dan juga sangat bervariasi. Agar nantinya, stimulasi yang kalian berikan ke anak bisa membuat sebuah hasil yang jauh lebih memuaskan lagi. 

Sekiranya, dalam hal ini kalian harus mengetahui terlebih dahulu mengenai apa itu kreativitas seni pada anak usia dini, ciri-cirinya, dan beberapa hal yang masih menyangkut pada kekreatifitasan anak di dunia seni itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, bisa kalian lihat pada artikel yang ada di bawah ini. 

Beberapa Pengertian Dasar pada Kreativitas 

Kreativitas jika kalian artikan secara dasar sendiri adalah untuk bisa menciptakan adanya suatu produk yang baru. Sedikitnya, inilah pengertian dari kreativitas menurut orang lainnya : 

# menurut Rhodes : secara garis besar, Kreatifitas ini adalah sebuah kemampuan untuk bisa mencerminkan adanya kelancaran, keluwesan serta orisinalitas di dalam berfikir dan juga mampu untuk mengkolaborasi pada suatu gagasan. 

# menurut Solso – Maclin , secara garis besar, ini adalah aktivitas kognitif yang mana menghasilkan suatu pandangan yang baru untuk bisa mengenai adanya bentukan permasalahan yang tidak bisa dibatasi untuk hasil yang sangat pragmatis. 

# menurut Torrance , secara garis besar, ini menjadi sebuah proses kemampuan di dalam memahami adanya kesenjangan dalam hidupnya. Selain itu, bisa untuk merumuskan adanya hipotesis baru dan juga mengkomunikasikan dari hasil-hasilnya tersebut. 

# menurut Gordon &  Browne , secara garis besar, kemampuan anak di dalam menciptakan adanya gagasan baru yang sudah asli dan juga sangat imajinatif dalam mengadaptasi adanya gagasan baru dengan gagasan yang dimilikinya tersebut. 

Memulai dengan Permainan Warna pada Media Benang 

Sudah sangat jelas, permainan warna ini adalah sebuah proses dari adanya perpaduan warna yang satu dengan warna yang lainnya sehingga bisa menghasilkan sebuah warna yang baru. Setiap orang yang ada di dunia ini pastinya sangat menyukai adanya warna , terutama lagi bagi kebanyakan anak-anak yang mana mampu untuk memberikan sebuah keindahan, kesenangan dan juga adanya nilai dari estetika tersebut. Warna sendiri mampu memiliki adanya pengaruh terhadap sebuah psikologi seseorang juga. 

Peranan dari media sendiri memang diperuntukan langsung demi menyalurkan adanya sebuah pesan dari sang pengirim ke penerima sehingga mampu untuk bisa merangsang adanya pikiran, perasaan, perhatian sampai dengan adanya kemauan anak dengan sedemikian rupa sampai proses terjadinya lagi. 

Benang, menjadi menjadi sebuah kumpulan dari adanya serat-serat seperti Sutra. Dimana, dihasilkannya dari binatang ular kecil ( kadut ) untuk bisa menghasilkan sebuah bahan yang lebih pas dalam dunia kesenian juga. 

Melihat Ciri-Ciri Kreativitas Anak Menurut Munandar 

Ciri-ciri kreativitas yang diungkapkan langsung dari Munandar sendiri seperti berikut : 

~ mendapatkan sebuah dorongan ingin tahu besar. 

~ sering terjadi mengajukan pertanyaan yang baik. 

~ memberikan adanya banyak gagasan dan juga usul terhadap suatu masalah yang ada. 

~ bebas dalam menyatakan sebuah pendapat. 

~ memiliki sebuah rasa keindahan. 

~ menonjol langsung pada salah satu bidang seni. 

~ adanya sebuah pendapat sendiri dan juga mampu di dalam mengungkapkannya dan tidaklah mudah untuk terpengaruh oleh orang lainnya. 

~ kepemilikan rasa humor yang tinggi dan juga memiliki sebuah daya imajinasi yang baik. 

~ adanya keaslian yang tinggi. 

~ mampu bekerja sendiri dengan mencoba adanya hal-hal baru pada kemampuan dalam mengembang maupun merinci sebuah suatu gagasan itu sendiri. 

Cara Benar dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini 

Peranan orang tua dalam mengembangkan adanya kreativitas anak memang besar ketika dirumah, namun peranan guru lebih besar juga dalam mengembangkan adanya kreativitas anak di sekolah langsung. Dikutip langsung dari Mayesty , adanya 8 cara di dalam mengekspresikan kreativitas tersebut : 

> membantu anak di dalam menerima adanya sebuah perubahan. 

> membantu anak langsung di dalam menyadari pada beberapa masalah yang tidaklah mudah untuk dipecahkan.  

> membantu anak dengan mudah dalam mengenali adanya berbagai masalah dengan memiliki solusi. 

> membantu anak di dalam belajar dan juga menafsirkan dan juga mampu menerima adanya perasaannya. 

> mampu memberikan sebuah penghargaan terhadap kreativitas anak itu sendiri. 

> membantu membuat anak menjadi lebih nyaman di dalam melakukan adanya sebuah aktivitas yang kreatif di dalam memecahkan adanya masalah. 

> membantu anak untuk bisa menghargai sebuah perbedaan dalam dirinya tersebut. 

> membantu anak juga, di dalam membangun pada ketekunan di dirinya sendiri. 

Dari ada 8 karakteristik pengembangan anak pada usia dini, guru maupun orang tua bisa menerapkan dengan baik masalah ini di dalam ruang lingkup lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah. Untuk bisa dengan , mudah mengembangkan sebuah kreativitas anak ini sungguh diharapkan guru dan juga orang tua memiliki adanya kemampuan misi maupun visi yang sama agar nantinya sang anak tidaklah bingung. Anak mampu untuk mengembangkan kemampuannya sendiri dalam bentuk seni yang nyata dan maksimal lagi dengan dukungan dari peran si orang tua dengan si guru. 

Asah Kreativitas Anak pada Bidang Seni dengan Bantuan Benang

Setelah kita jelaskan diatas tadi mengenai jenis kreativitas anak melalui media benang, maka sedikitnya beberapa alat dan bahan yang bisa kalian gunakan di dalam mengembangakan sebuah kreativitas anak pada bidang seni itu sendiri. 

Alat & Bahannya : – membutuhkan pewarna makanan maupun cat air, – sediakan piringan kecil atau palate, – air yang secukupnya, – membutuhkan kertas dari HVS , lalu kertas lipat maupun kertas polos yang lainnya, – benang kasur yang memadai, – jangan lupa siapkan Tisu atau juga lap tangan yang memang sudah sangat dibutuhkan. 

Langkah pada pembuatan dari keseniannya : 

> bisa kalian lipat kertas HVS menjadi 2 bagian dan bukalah lebar kembali. 

> meneteskan adanya masing-masing pewarna makanan dengan piringan kecil  yang tadi sudah diisikan oleh air. 

> masukan langsung benang kasur ke piring kecil tersebut hingga tenggelam dan juga berwarna. 

> selanjutnya, kalian angkap benagnya dan jugasedikit untuk kalian kap sedikit. 

> membuat sebuah putaran maupun lengkungan di salah satu lipatan kertas HVS tersebut. 

> jangan lupa, untuk kalian menekan adanya sedikit tenaga dengan menarik benangnya langsung dan akhirnya akan terlihat hasilnya.