Pengenalan Dini Kreativitas Anak pada Seni

Pendidikan anak pada usia dini memang menjadi salah satu pendidikan yang ditujukan langsung untuk anak usia 0 hingga 6 tahun. Jika dikutip dari generasimaju.com, menurut daripada NAEYC anak usia dini sendiri ialah anak yang memiliki usia di angka 0 hingga 8 tahun. Selayaknya mendapatkan pendidikan Paud serta Sekolah Dasar. Usia anak yang cukup dini, mampu mengasah kemampuan otak dengan baik sebesar 80 % adanya. Hal inilah yang menjadi dasar utama mengapa pentingnya dunia pendidikan bagi anak dalam jangka waktu usia dini. Perkembangan ini bisa dilihat langsung dari beberapa spek unggulan yang mana itu dimulai dari adanya : Nilai, Moral, Agama, Perkembangan dalam dunia Sosialnya, fisik motorik, dan beberapa perkembangan yang mencakup aspek dunia keseniannya. 

Dalam pengembangan dari aspek nilai, moral, agama, sosial emosi sang anak, sampai pada keseniannya memanglah sangatlah diperlukan dalam media pembelajaran yang cukup beragam dan juga sangat bervariasi. Agar nantinya, stimulasi yang kalian berikan ke anak bisa membuat sebuah hasil yang jauh lebih memuaskan lagi. 

Sekiranya, dalam hal ini kalian harus mengetahui terlebih dahulu mengenai apa itu kreativitas seni pada anak usia dini, ciri-cirinya, dan beberapa hal yang masih menyangkut pada kekreatifitasan anak di dunia seni itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, bisa kalian lihat pada artikel yang ada di bawah ini. 

Beberapa Pengertian Dasar pada Kreativitas 

Kreativitas jika kalian artikan secara dasar sendiri adalah untuk bisa menciptakan adanya suatu produk yang baru. Sedikitnya, inilah pengertian dari kreativitas menurut orang lainnya : 

# menurut Rhodes : secara garis besar, Kreatifitas ini adalah sebuah kemampuan untuk bisa mencerminkan adanya kelancaran, keluwesan serta orisinalitas di dalam berfikir dan juga mampu untuk mengkolaborasi pada suatu gagasan. 

# menurut Solso – Maclin , secara garis besar, ini adalah aktivitas kognitif yang mana menghasilkan suatu pandangan yang baru untuk bisa mengenai adanya bentukan permasalahan yang tidak bisa dibatasi untuk hasil yang sangat pragmatis. 

# menurut Torrance , secara garis besar, ini menjadi sebuah proses kemampuan di dalam memahami adanya kesenjangan dalam hidupnya. Selain itu, bisa untuk merumuskan adanya hipotesis baru dan juga mengkomunikasikan dari hasil-hasilnya tersebut. 

# menurut Gordon &  Browne , secara garis besar, kemampuan anak di dalam menciptakan adanya gagasan baru yang sudah asli dan juga sangat imajinatif dalam mengadaptasi adanya gagasan baru dengan gagasan yang dimilikinya tersebut. 

Memulai dengan Permainan Warna pada Media Benang 

Sudah sangat jelas, permainan warna ini adalah sebuah proses dari adanya perpaduan warna yang satu dengan warna yang lainnya sehingga bisa menghasilkan sebuah warna yang baru. Setiap orang yang ada di dunia ini pastinya sangat menyukai adanya warna , terutama lagi bagi kebanyakan anak-anak yang mana mampu untuk memberikan sebuah keindahan, kesenangan dan juga adanya nilai dari estetika tersebut. Warna sendiri mampu memiliki adanya pengaruh terhadap sebuah psikologi seseorang juga. 

Peranan dari media sendiri memang diperuntukan langsung demi menyalurkan adanya sebuah pesan dari sang pengirim ke penerima sehingga mampu untuk bisa merangsang adanya pikiran, perasaan, perhatian sampai dengan adanya kemauan anak dengan sedemikian rupa sampai proses terjadinya lagi. 

Benang, menjadi menjadi sebuah kumpulan dari adanya serat-serat seperti Sutra. Dimana, dihasilkannya dari binatang ular kecil ( kadut ) untuk bisa menghasilkan sebuah bahan yang lebih pas dalam dunia kesenian juga. 

Melihat Ciri-Ciri Kreativitas Anak Menurut Munandar 

Ciri-ciri kreativitas yang diungkapkan langsung dari Munandar sendiri seperti berikut : 

~ mendapatkan sebuah dorongan ingin tahu besar. 

~ sering terjadi mengajukan pertanyaan yang baik. 

~ memberikan adanya banyak gagasan dan juga usul terhadap suatu masalah yang ada. 

~ bebas dalam menyatakan sebuah pendapat. 

~ memiliki sebuah rasa keindahan. 

~ menonjol langsung pada salah satu bidang seni. 

~ adanya sebuah pendapat sendiri dan juga mampu di dalam mengungkapkannya dan tidaklah mudah untuk terpengaruh oleh orang lainnya. 

~ kepemilikan rasa humor yang tinggi dan juga memiliki sebuah daya imajinasi yang baik. 

~ adanya keaslian yang tinggi. 

~ mampu bekerja sendiri dengan mencoba adanya hal-hal baru pada kemampuan dalam mengembang maupun merinci sebuah suatu gagasan itu sendiri. 

Cara Benar dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini 

Peranan orang tua dalam mengembangkan adanya kreativitas anak memang besar ketika dirumah, namun peranan guru lebih besar juga dalam mengembangkan adanya kreativitas anak di sekolah langsung. Dikutip langsung dari Mayesty , adanya 8 cara di dalam mengekspresikan kreativitas tersebut : 

> membantu anak di dalam menerima adanya sebuah perubahan. 

> membantu anak langsung di dalam menyadari pada beberapa masalah yang tidaklah mudah untuk dipecahkan.  

> membantu anak dengan mudah dalam mengenali adanya berbagai masalah dengan memiliki solusi. 

> membantu anak di dalam belajar dan juga menafsirkan dan juga mampu menerima adanya perasaannya. 

> mampu memberikan sebuah penghargaan terhadap kreativitas anak itu sendiri. 

> membantu membuat anak menjadi lebih nyaman di dalam melakukan adanya sebuah aktivitas yang kreatif di dalam memecahkan adanya masalah. 

> membantu anak untuk bisa menghargai sebuah perbedaan dalam dirinya tersebut. 

> membantu anak juga, di dalam membangun pada ketekunan di dirinya sendiri. 

Dari ada 8 karakteristik pengembangan anak pada usia dini, guru maupun orang tua bisa menerapkan dengan baik masalah ini di dalam ruang lingkup lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah. Untuk bisa dengan , mudah mengembangkan sebuah kreativitas anak ini sungguh diharapkan guru dan juga orang tua memiliki adanya kemampuan misi maupun visi yang sama agar nantinya sang anak tidaklah bingung. Anak mampu untuk mengembangkan kemampuannya sendiri dalam bentuk seni yang nyata dan maksimal lagi dengan dukungan dari peran si orang tua dengan si guru. 

Asah Kreativitas Anak pada Bidang Seni dengan Bantuan Benang

Setelah kita jelaskan diatas tadi mengenai jenis kreativitas anak melalui media benang, maka sedikitnya beberapa alat dan bahan yang bisa kalian gunakan di dalam mengembangakan sebuah kreativitas anak pada bidang seni itu sendiri. 

Alat & Bahannya : – membutuhkan pewarna makanan maupun cat air, – sediakan piringan kecil atau palate, – air yang secukupnya, – membutuhkan kertas dari HVS , lalu kertas lipat maupun kertas polos yang lainnya, – benang kasur yang memadai, – jangan lupa siapkan Tisu atau juga lap tangan yang memang sudah sangat dibutuhkan. 

Langkah pada pembuatan dari keseniannya : 

> bisa kalian lipat kertas HVS menjadi 2 bagian dan bukalah lebar kembali. 

> meneteskan adanya masing-masing pewarna makanan dengan piringan kecil  yang tadi sudah diisikan oleh air. 

> masukan langsung benang kasur ke piring kecil tersebut hingga tenggelam dan juga berwarna. 

> selanjutnya, kalian angkap benagnya dan jugasedikit untuk kalian kap sedikit. 

> membuat sebuah putaran maupun lengkungan di salah satu lipatan kertas HVS tersebut. 

> jangan lupa, untuk kalian menekan adanya sedikit tenaga dengan menarik benangnya langsung dan akhirnya akan terlihat hasilnya.